Meski sudah beberapa hari meninggalkan Ambon , namun kenangan enam hari berada disana masih terasa hingga sekarang...
tak selengkap dengan saat-saat ketika berada disana namun setidaknya foto-foto ketika berada disana bisa mewakili kerinduan yang masih ada di hati ini akan tanah kelahiran ... :-)
Mulai dari rumah makan yang dekat dengan bandara Pattimura yang menyajikan masakan laut yang segar-segar meski dengan harga yang sedikit mahal, namun benar-benar memuaskan, kemudian menikmati kota ambon dengan naik becak yang baru pertama kali kulihat posisi abang becak jauh lebih tinggi dari becaknya, kemudian mencicipi rujak natsepa yang menasional itu hingga aku pun tak bisa membawa rujak itu kemakassar sesuai permintaan bu boss ku karena alasan buah dan bumbunya yang pasti tidak fresh lagi..
Banyak yang penasaran ada apa dengan keistimewaan rujak Pantai Natsepa ini. Saat saya berkunjung ke Pantai ini dan langsung memesan 2 porsi rujak itu kepada "mama" (sebutan ibu2 penjual rujak disana) rahasia lezat nya rujak itu terletak pada bumbu rujaknya yang ternyata memakai buah belimbing bintang dan kacang tanah yang disangrai terlebih dahulu serta gula merahnya yang gurih. Dan akhirnya saya menutup cerita perjalanan saya ke Ambon dengan.....bermain air di pulau Natsepa..
06 June 2015
03 June 2015
Welcome June
Welcome June..
apa yang ku harapkan dari bulan yang baru ini ? pastinya harus jauh lebih baik, lebih bahagia, lebih makmur, lebih gemuk, dari pada bulan-bulan yang lalu hihihi.
awal bulan Juni ini diawali dengan kehebohan yang terjadi di lingkungan tempat ku bekerja. Teman-teman kantor mulai dari lantai 1 hingga lantai 3 semuanya memberi selamat padaku saat aku pertama kalinya masuk kembali bekerja setelah dari cuti. Pasalnya bu boss kesayangan hatiku telah menyebarkan berita (yang juga diam-diam ku amin-kan) yakni kalau alasan ku ambil cuti selama 5 hari di bulan lalu ke Ambon adalah karena aku melangsungkan acara pertunangan (tepok jidat)
Lepas dari semua kehebohan itu aku menutupi bulan Mei yang lalu dengan menikmati indahnya kampung halaman orangtua ku di Ambon lengkap dengan peliknya urusan pengurusan tanah almarhum opa disana.
Ambon adalah kota kedua yang akhirnya dapat terwujudkan setelah Jogja dengan Borobudurnya
cerita tentang perjalananku ke Ambon setelah ini : (foto-fotonya aja dulu yaah)
Subscribe to:
Comments (Atom)





