30 November 2015

Satu Malam di Satu Ranjang



Malam itu  saat kau dan dia bersatu untuk pertama kalinya
Disaat Hiruk Pikuk Pesta "Lepas Bujang" seorang kawan dekat
Mabuk Anggur merah yang mempertemukan dirimu dan dirinya
Tak Kenal Rindu , Baru Bersua

Buta Mata Karena Birahi
Panas Tubuh Bara Rasa Wine itu
Ciuman panjang lekat dalam peluk

Melepas satu demi satu kain pada tubuh
Kemudian saling mengagumi lekuk tubuh masing-masing
lalu dirimu dan dirinya berpeluh keringat dalam panasnya Pesta Malam

Dirimu dan Dirinya bersendawa pada nikmatnya orgasme menjijikkan !!

Tak ada pelukan, hanya dengkuran keras
Tak ada tanya, hanya desahan panjang
Tak ada cinta
Tak lain hanya birahi !!

Hanya satu malam 
dan itu menjadi untuk selamanya !!
Mengikatmu selamanya
dan memisahkan mu dariku !!

Elok tubuhnya , harum wanginya, apakah sudah kau lupakan ??
karena itu adalah yang pertama bagimu !!

Apakah itu sama baginya ??
Apakah kamu juga yang pertama untuknya ??


Ketika satu malam di satu ranjang tanpa cinta, hanya dusta....
benarkah itu hanya dusta ?!!




(dalam amarahku yang memuncak di sore ini...)

 


Air Mata dan Senyuman

entah mengapa akhir-akhir ini aku merindukan dirinya...bahkan kerinduan ini lebih dashyat dari pada dua orang pecinta yang terpisahkan jarak dan waktu...

entah apa yang telah ia lakukan padaku namun yang aku tahu bendungan itu telah hancur untuk yang kedua kalinya....

bendungan kekerasan hatiku untuk menolak pesona dan cinta nya...mengeraskan hati dengan sebuah kata "tak percaya cinta sejati itu ada"   

dan menguatkannya dengan keyakinan bahwa ia tak sempurna dan tak pantas untuk ku...namun, sejak kapan wajahnya , suaranya, kebiasaan yang ia lakukan untuk ku membuatku benar-benar terbiasa... yaa bahkan ketika sehari saja tanpa kebiasaan itu aku merasa ada yang kosong dari hidupku sepanjang hari itu...

ia telah menjadi candu yang berbahaya yang selalu ingin kunikmati
ia seperti zona berbahaya yang ingin ku terobos...

ia debaran ku
ia tangisan ku
ia luka ku
ia pipi merah ku

ia ceria ku
ia cemburu ku
ia amarah ku

yaaa semua tentang mu ....kamu...ya kamu !!
kamu yang membuatku ingin tertawa, menjerit, menari, terluka, semua ekspresi dalam satu keadaan yang sama...Bahagia dan Sedih ku... Air mata dan Senyumku...

Dan sore ini .....entah mengapa tiba-tiba aku merasa sakit luar biasa....terbakar amarah....cemburu dan kecewa....ingin mencekik, membunuh seseorang di masa lalunya.....
saat membayangkan kisahnya..... saat kamu bercerita dan mengulang saat-saat itu...
saat ia yang menikmati tubuh mu untuk yang pertama kalinya,  saat ia yang mengambil perjaka mu,  dan membuat mu tersiksa dengan bayangan malam-malam yang kalian pernah lewati bersama....

aku marah dan benci pada mu !!!
aku benci padanya !!!
mengapa harus dia yang pertama bagimu !!!

mengapa aku di bayang-bayangi oleh apa yang kalian lakukan ?
malam jahanam itu !! seandainya itu tak akan pernah ada .....!

25 November 2015

UNEG ENEG

Entah sudah yang keberapa kali nya aku lontarkan wacana (setidaknya untuk orang-orang terdekatku) kalau aku mau resign dari pekerjaan yang selama 8 tahun ini sudah "menafkahi" ku

mulai dari uneg-uneg tentang keadaan rutinitas pagi jam 8 hingga jam 5 sore setiap harinya , dan padatnya pekerjaan yang ku handle bukan di karenakan dengan kepadatan kerjaannya secara administratif saja  tapi setelah itu harus di sibukkan dengan "mobilitas" nya yakni naik turun tangga nya setiap hari mulai dari lantai 1 ke lantai 2 ke lantai 3 bolak balik..

awalnya aku bisa berpikiran positif ini baik untuk kesehatan jantungku meski tiap malam harus bergulat dengan rasa sakit karena otot-otot kaki yang seringkali keseleo tanpa sebab dan berjam-jam perihnya. Namun selang satu tahun dua tahun hingga terhitung sudah lima tahun dengan keadaan yang sama itu terdengar berubah menjadi sebuah kebodohan yang berulang.! (kenapa baru sekarang otak ku terbuka? pikirku)

tiga tahun pertama kerja masih terasa cukup menyenangkan ... aku hanya menyelesaikan semua persuratan di tempat tanpa mobile...tetapi seperti sudah menjadi sebuah kebiasaan turun temurun dari instansi ini jika satu orang dipercaya untuk sesuatu hal maka itu sudah menjadi "spesialisasi" orang tersebut. Tanpa surat resmi sekalipun... yaah mungkin karena itulah kamu dibayar khan? terlebih jika ada gratifikasi sekedar traktiran makan siang atau beberapa hadiah kecil namun setelah itu kamu sudah tahu apa yang harus kamu lakukan.. yaah seperti itu jika kita bekerja pada orang lain.

sudah sejak dua tahun lalu keinginan untuk resign itu ada....namun belum pernah sekuat tahun ini.
aku katakan itu pada sahabat2 terdekat, kekasih, dan terlebih pada orangtua dan keluarga yang masih berharap bahwa itu hanya sebuah uneg eneg dari ku.. yang meski terdengar eneg tapi itu belum menjadi langkah nyata dari ku....

dulu aku masih bisa maksimal dalam melakukan tugas ku menghandle administrasi 2 pimpinan sekaligus namun saat ini tepatnya di tahun 2014 semua mulai ada perubahan ...2 pimpinan baru (tanpa alasan tak mau mengambil tenaga administrasi tambahan ) menginginkan aku pun menghandle dengan dalih "mbak fany tetap yang terbaik dan tak ada yang bisa menggantikan" meski yang satu itu tak terlalu sering namun jika pada saat yang bersamaan ke-4 pimpinan itu mempunyai kepentingan yang sama maka akupun harus berubah menjadi amuba super yang bisa membagikan diriku menjadi 4 bagian yang dibutuhkan..

aku ingin berhenti dari uneg- uneg yang nantinya kan membuat mereka menjadi eneg dengan apa yang hanya menjadi niat ku dan tidak berani mengambil keputusan untuk mewujudkannya.
aku harus siap sedia ketika aku tak menerima gaji bulanan lagi, dan pastinya aku harus memikirkan jalan keluar agar asuransiku yang berakhir di tahun 2018 itu akan terus di bayar meski akhirnya aku tidak mempunyai pekerjaan lagi.



ketika Jiwa dan Tubuh ku sakit

Entah berawal sejak kapan hingga aku mengalami perasaan yang tidak mengenakkan dan ini sudah memasuki hari keempat di hari ini...
aku merasa kaki ku tak menyentuh tanah dan tubuhku terasa sangat ringan lebih tepatnya lemah..

perasaan oleng dan tak nyaman ini berawal di hari minggu pagi 22 Nopember ketika aku membuka mata aku rasa di sekitarku menjadi terputar dan pening luar biasa.. padahal aku harus memulai aktivitas ibadah dan mengajar anak-anak sekolah minggu di pagi itu.

aku kemudian meminta mama oni (mama angkat ku yg sudah seperti mama kandung ku) untuk mengukur tekanan darahku dan saat itu tekanan darahku 95/57...kupikir itu masih terbilang normal sebab memang tekanan darah ku paling tinggi itu adalah 100 selama ini . Namun untuk pertama kalinya tekanan darah ini membuatku terkapar hingga satu harian itu aku tak pergi gereja, tak buat apa-apa selain tiduran tapi tak bisa tidur karena semuanya seakan terputar.

Memang sebelumnya tepat pada tanggal 18 Nopember aku mengalami pergumulan yang hebat dalam jiwaku berkenaan dengan hubunganku dengan seorang pria yang resmi menjadi kekasihku di tahun ini (meski kami memang sudah saling mengenal dan menjadi teman baik selama hampir 4 tahun) . Sehari sebelumnya memang aku sudah tertekan dengan isi sms ibu kandungku dan juga peneguhan dari beberapa pendoa di gereja tentang hubungan ku dengan pria ini....mereka berpendapat sama kalau aku harus bersabar menunggu waktu Tuhan dan jika menunggu waktu Tuhan sudah dapat dipastikan itu tak memungkinkan sebab wanita di masa lalu pria ini harus meninggal terlebih dahulu.

dan malam tanggal 18 itu adalah puncak dari semuanya...
aku tidak bisa tidur sampai jam 5 pagi dan terus dengan airmata yang mengalir hingga esok paginya aku ke kantor dengan memakai kacamata.
ia mabuk berat .... ia yang slama ini tak pernah bersikap seperti itu mabuk keras sampai muntah-muntah dan tak pernah mengeluarkan perkataan yang menyakiti hati ....namun aku membiarkan saja apa yang saat itu menjadi luapan amarah nya karena ketidak adilan yang kami alami ... untuk pertama kali nya pada subuh hari itu aku meminta Tuhan memberikan dia kebahagiaan meski itu ditukar dengan hidupku sendiri..dan meski bukan dengan diriku....meski itu akan sangat membunuhku.

dan hanya berselang 4 hari aku kemudian sakit.
tekanan darah ku sampai drop menjadi 90/60 dan itu membuat semua aktivitasku berjalan sangaat lamban...sampai 4 hari aku belum bisa beraktifitas normal...
aku yang terbiasa mengerjakan semua pekerjaan kantor dengan sigap dan cepat ini terasa begitu melelahkan bahkan selama ini kalau dalam sehari aku bisa naik dan turun tangga kantor sampai 10x setiap harinya ini hanya 3x aku sudah sangat kelelahan...
hati yang gembira adalah obat yang manjur dan semangat yang patah keringkan tulang...itu memang benar...dan saat ini aku mengalaminya.
tidak adanya restu dari berbagai pihak baik itu dari surga maupun dari bumi tentang hubungan ku dengan seorang pria yang kucintai itu membuatku tertekan.... tapi mungkin aku harus belajar seperti apa yang sahabatku tuliskan dalam blog pribadinya saat dimana ia pun mengalami hal yang serupa dengan apa yang kualami...meski aku belum seberani dia untuk menghadapi kenyataan.


“ Jika siap untuk sebuah pertemuan maka siaplah pula untuk sebuah perpisahan.
Karena sesungguhnya semesta ini, raga fisik ini taklah abadi. Oleh karena itu aku tak takut bertemu siapapun dan siap pula jika harus berpisah…”

November Rain

Nyaris sepanjang bulan ini aku tidak menulis apapun...
tapi itu bukan berarti semua keadaan menjadi lebih baik dari bulan-bulan kemarin.

aku belajar mengontrol emosi ku ketika kerap kali keinginan untuk menumpahkan semuanya dalam tulisan itu muncul..sebab ketika lidah ini tak mampu lagi berbicara maka aku menuliskan nya dalam blog atau sekedar membuat status di BBM.

namun sebuah pelajaran yang berharga aku alami di bulan ini..

pelajaran bahwa terkadang sebuah tulisan bisa menjadi sangat tajam daripada sebuah lidah yang dikatakan tak bertulang namun mematikan..

kekesalan, perasaan yang tertekan selama bertahun-tahun yang ku alami dan aku ingin semua dunia melihat keadaan ku maka dengan tak peduli akan penilaian orang disekitarku aku menumpahkan semuanya di media sosial.

buruknya orangtua ku membacanya (lewat status BBM ku ) dan membuat mereka menjadi sangat sakit hati dengan apa yang aku lakukan.

mungkin untuk sepanjang usiaku , aku memang tidak bisa mengekpresikan perasaan ku...tidak seperti teman-teman ku maupun orang lain yang bisa saja marah dengan terang-terangan dengan apa yang mereka hadapi. aku diharuskan untuk menelan semuanya dan terpaksa menikmati semua kesesakan yang aku alami selama ini.


ini salah satu "sampah" aku tuliskan di salah satu akun medsos ku yang sebenarnya akun ini untuk akun bisnis online shop yang aku sedang jalankan....karena emosi dan gelap mata aku menumpahkan protesku pada orangtua ku di akun ini.



Dibagikan kepada publik  -  13 Nov 2015

Aku ini sudah 34 tahun dan Aku sudah Muak dan Capek diperlakukan seperti anak kecil !
Aku mau bebas menentukan pilihan ku sendiri ...
Jangan buat ku tertekan dengan segala peraturan2 yang kalian buat !