24 July 2017

Mimpi Kedua (17-07-17)

Pukul 03.00 pagi ini aku terhentak dari tidurku yang memang sudah tak nyenyak sejak semalam..

Ku arahkan pandang ku ke white board yang tergantung di dinding kamar ku yang bertuliskan "my wedding on 17-07-17"..
Dan itu adalah hari ini..

Oh Tuhan tiba2 gemuruh dalam dadaku yang masih tak percaya bahwa akhirnya aku akan menikah...dalam beberapa jam lagi aku akan menyandang status baru pada namaku dan sebuah cincin emas yang bertuliskan nama seorang pria akan disematkan pada jemari manisku (sambil melihat jari manis pada tangan kiriku)

Perjuangan yang selama bertahun-tahun untuk membawa hubunganku ke pelaminan dengan seorang pria terjawab sudah di hari ini..

Dihadapanku telah tertata rapih gaun pengantin putih berenda cantik dengan batuan permata swarosky di sekelilingnya mirip dengan gaun pengantin Kate Middleton ..siap untuk dikenakan beberapa jam lagi..

Kupikir kali ini akan sama seperti dulu saat aku merindukan pernikahan ini terjadi pada penanggalan 12 bulan 12 dan tahun 12 yang lalu, namun ketika itu sang calon pengantin prianya lebih memilih untuk pergi dan mimpi itu pun menjadi sirna..
Dan kali ini pilihanku jatuh di penanggalan yang adalah angka faforitku "tujuh" berharap bahwa kali ini semua bisa menjadi nyata..

Aku tersenyum sambil memikirkan betapa indah dan sakralnya prosesi pernikahanku sebentar lagi, namun khayalanku tiba-tiba buyar seketika saat aku rasakan semua benda di sekitarku seakan berjatuhan, tembok di dalam kamarku perlahan mulai retak..aku menjadi sangat panik...kupikir apakah ini gempa bumi?? Atau aku akan mati?? Bagaimana dengan pernikahanku yang akan berlangsung beberapa saat lagi.... lama kelamaan goncangan itu semakin besar dan bergemuruh di sekitarku aku mulai ketakutan  kemudian sayup-sayup aku mendengar suara yang tak asing lagi memanggil ku ....kian lama kian membesar dan semakin mendekat ke arah ku....
"Frannyyyy...banguun...heeiii banguun mau kerja gaaakk !! Udah jam 7 inii, nanti kamu dimarahin bos muu !!!"

Waaaahhh ternyata hanya mimpii 😩😩😩