gak pernah menyangka bisa kembali ke kota ini lagi setelah kedatangan ku 20 tahun lalu. Pertemuan dengan sahabat Bali ku sejak SD (dekatnya baru SMA) "mengubahkan" 6 hari liburanku di kota seniman ini.
geg jegeg* mengajak aku "berpetualang" ala backpaker plus motocycle.
Diawali ketika geg jegeg menjemputku di airport dengan motocycle dgn scarf ungu jumbai2nya dan perjalanan yang kurang lebih 1 jam menuju ke rumahnya, akhirnya setelah pukul 11 malam sampailah kami di rumah geg jegeg yg besar dan luas itu.
esok paginya (17-08-2012) aku diajaknya ke komunitas dia yg peduli ama kehidupan anak2 alam yg berjuang untuk mendapatkan pendidikan dan fasilitas yg jauh lebih layak.
Perkunjungan ke tempat anak2 alam Kintamani adalah "petualangan ku yang pertama di kotaseniman ini.
Perjalanan menuju ke tempat itu di luar dugaan ku sama sekali. Medan jangkauan yg sulit dan hanya bisa ditempuh dengan kendaraan ekstrime sebab jalanan yg menanjak dan licin (maklumlah daerah pegunungan yg curam dan terjal). Moment 17 agustus yg tak pernah bisa terlupakan deh buatku spertinya. Mengikuti upacara penaikan bendera dgn cara anak alam sungguh hal yg unik buatku. Perjumpaanku yg excited dengan seorang putra daerah setempat yg ternyata memperlihatkan bahwa masih ada orang yg punya kepedulian untuk anak2 kotanya yg mungkin saja tak "terjangkau" oleh dunia luar dikarenakan kurangnya media informasi yg menyatakan bahwa fenomena "ketimpangan sosial" seperti ini pun masih ada dan nyata terjadi di kota yg terlihat jauh dari potret "ketidakberuntungan" ini.


No comments:
Post a Comment