14 January 2018

Antara Hardy dan Apdhie (kisah yang berulang kembali)

hari ini benar-benar membuatku seperti kembali pada tahun 2011 disaat itu aku tengah menjalin kasih dengan seseorang yang harus merantau ke ibukota demi karier dan meninggalkan ibu serta kedua adik perempuannya yang masih remaja sendirian...

saat itu hubungan kami sedikit merenggang dikarenakan orangtua ku memintaku untuk menjauhi pria itu karena perbedaan keyakinan.
beberapa kali saat ia menelpon ku dari jakarta aku tidak mengangkat telponnya meski sebenarnya aku masih sangat menyayangi dia.

hingga suatu  ketika ia mengirimku pesan yang membuatku terpukul "ibuku sudah ada di surga, saya jadi anak yatim piatu hari ini" meski saat itu kurasakan sangat berat sebab di satu sisi aku sudah berjanji pada keluargaku untuk tidak akan menemui dia lagi...tapi disisi lain hatiku menjerit...ibu dari kekasih ku pergi untuk selamanya dan sebagai kekasihnya aku tidak bisa berbuat apa-apa...

bahkan saat ia meminta aku untuk mengurus ke dua adik perempuannya yang masih duduk dibangku SMA dan Semester awal kuliah saat itu...aku hanya menelpon adiknya dari kejauhan tanpa menjenguk sedikitpun mereka....betapa kejamnya aku saat itu..

dan kini 7 tahun berlalu , dia sudah menikah dan memiliki seorang isteri yang sangat di sayang oleh kedua adiknya...kakak ipar yang sangat menyayangi mereka, aku pun sedang menjalani sebuah hubungan dengan seorang pria yang kisahnya kembali berulang .....pria yang kukasihi kedua ini pun tidak dikehendaki oleh orangtuaku bukan karena perbedaan keyakinan tetapi karena perbedaan status sosial...

dan hari ini seperti hari yang berulang bagiku....
ibu pria yang kukasihi ini pun meninggalkan dunia ini setelah bertahan untuk waktu yang cukup lama memerangi penyakit tumor ganas dibagian kewanitaannya..
dan tepat dimana aku pun sedang diminta oleh orangtuaku dan keluargaku untuk menjauhi pria ini..baik lewat media sosial manapun maupun lewat telepon.

dan dia memahami itu , hanya kemarin sore dia hanya memintaku untuk berdoa bagi mamanya yang akan menjalani operasi esok paginya , namun siang tadi Tuhan berkehendak lain..
seakan kembali pada masa 7 tahun lalu...namun, yang membedakannya adalah , jikalau dulu pria yang kukasihi adalah seorang anak sulung dengan dua saudara perempuan , maka sekarang pria yang menjalin hubungan denganku sekarang adalah anak bungsu dengan saudara dan saudari berjumlah 10 orang.

yang membuat ku sejenak berpikir adalah.....dari kedua pria ini tidak ada seorangpun dari ibu mereka yang pernah bertemu dengan aku yang nota bene adalah calon istri anak mereka ,hingga maut memanggil mereka.....sedih jika membayangkan hal itu, bahkan aku sempat berpikir karma apa yang harus kupikul sehingga aku tidak bisa bersama dengan pria yang kucintai?

dua pria ini pun nyaris memiliki kehidupan yang hampir sama....kehilangan sosok ayah saat mereka masih sangat belia, 10-11 tahun dan hidup dengan sosok ibu yang sekaligus menjadi ayah bagi mereka...terbiasa dengan rasa sepi, ditolak, disepelekan, direndahkan...dan Tuhan mempertemukan ku dengan mereka namun tak menyatukan aku dengan mereka...

aku mungkin sudah kehilangan hardy untuk selamanya....
tapi aku masih sangat berharap dan masih mau berjuang untuk apdhie...
apakah aku harus kehilangan senyuman ku lagi kali ini Tuhan demi keinginan orangtuaku dan perkataan komunitas sosial disekitarku?
apakah aku harus merelakan lagi cintaku kali ini demi pria yang aku kasihi ,sebab lebih baik mereka tak menjadi bagian dari keluargaku yang aristokrat dan mendapatkan perempuan yang memiliki orangtua yang sangat baik menjadi mertua mereka untuk menggantikan sosok ayah dan ibu yang mereka tidak punya??
demi orang yang kucintai aku rela mengorbankan kebahagiaanku hanya demi melihat ia tertawa setiap hari dan mendapatkan apa yang selama ini tidak ia punyai...(untuk Mr.AS)

No comments: