22 March 2015

if (only) i can turn back times

baru kali ini aku mengalami sakit di bagian kepalaku agak lama..
biasanya sakitnya hanya sehari semalam ..
namun kali ini sakitnya sudah hampir seminggu
masih dengan tanda yang sama dan dengan penanganan yang sama seperti biasanya kalau sakit ini biasa datang.. namun kali ini bener-bener aku membutuhkan lebih dari sekedar pijatan di kepala dan segelas teh manis panas.

apakah ada sesuatu yang salah dalam tubuh jasmani ku ataukah pelanggaran yang kubuat dengan melibatkan keadaan roh ku yang sebenarnya sedang sakit sehingga itu juga berdampak pada hal jasmani ku kah ? aku tak tahu..

beberapa hari ini entah sebuah perkataan dari seseorang yang ku dengar seakan-akan menghipnotisku dan memberikan pengaruh. kata dia di suatu hari minggu lalu :

"kalau saja hari ini Tuhan menghendaki aku untuk pulang, aku mau sekali fan..kalau rumah itu sudah selesai aku mau banget kembali. Lelah sudah menanggapi semua keadaan di sekitarku...keluarga laah, masalah pasangan hidup yang selalu salah pilih laah"

dan perkataan nya terngiang-ngiang dan mendominasi semuanya..

padahal kalau dipikir dia seorang wanita yang mandiri, jabatannya yang sebagai kepala cabang disebuah bank swasta (tentu dengan sallary yang woow juga) namun mengapa ia bisa juga berkata seperti itu..

"salah memilih" kata yang paling alergi untuk kudengar akhir-akhir ini dan yang selalu ku jaga untuk tak terjadi lagi dalam hidupku..

dan untuk sepanjang 10 tahun terakhir ini aku kembali merenung kesalahan ku dalam menentukan pilihan. Baik itu untuk pekerjaan maupun pasangan hidup.

"seandainya saja" adalah kalimat berkepanjangan yang juga ku benci namun sering kali terbersit di pikiran ku..
seandainya saja...setelah lulus kuliah dulu aku langsung melanjutkan studi S2 ku meski bukan di Australia dengan beasiswa di Jogja pun bisa dengan biaya sendiri..
seandainya saja aku ngotot untuk itu meski saat itu finansial tidak mencukupi

seandainya saja..tak kubiarkan diriku jatuh dalam cinta yang semu saat itu..
hanya karena sebuah rasa ingin tahu gimana siih rasanya pacaran itu? gimana siih rasanya diperhatikan oleh lawan jenis? hanya karena tidak mau menderita ejekan teman-teman kok sudah usia 26 tahun belum pernah sekali pun pacaran

seandainya saja aku tetap ngotot mempertahankan kekudusan untuk tetap memilih hidup lajang hingga waktu Tuhan tiba untukku.. (mungkin tak selama sekarang ini kalau aku mau taat) dan menutup diriku untuk pertemanan yang lebih dengan pria-pria yang punya niat lain lebih dari sekedar berteman dengan ku.
Menghindarkan mereka dan aku dari rasa SAKIT akibat Kenyataan yang menyakitkan.

dan saat ini benar....aku hanya ingin sendiri...benar-benar hanya ingin sendiri.

( bersambung...)


No comments: