Jika cinta sejati seringkali harus diuji dari sebuah
kesendirian
Maka
aku telah menjadikan kesendirian itu menjadi sahabat dan pasangan ku
Meski
sudah bertahun-tahun namun aku masih juga tidak bisa bersahabat dengannya. Mungkin
aku harus belajar mencintai kesendiran itu
Biar
tak ada lagi luka yang akan aku torehkan di hati mereka dengan abadi karena
perkataanku, karena sikap ku.
Jika cinta sejati kerapkali harus melalui beribu
rintangan
Maka
aku telah berabu dan berdarah meniti jalan itu dengan tajamnya batu cadas di
setiap jejak langkah ku
Entah
sampai kapan tetap bertahan diantara harap dan nyata
Tetap bertahan diantara pilar doa-doa ku yang bertalu-talu
Tetap bertahan diantara pilar doa-doa ku yang bertalu-talu
Entah
sampai kapan tetap bertahan dalam ketaatan dan tak memberontak meski batin ini
tersiksa dan menjerit karena takut akan dosa melawan keinginan orangtua
Entah
sampai kapan berada di dalam bayang wajah seseorang yang tak pernah pergi. Pada sebuah nama yang selalu mendiami di
taman hati ini.
Pada
hembusan nafasnya saat berdoa buat ku di telpon saat aku sakit, hingga menanti
ku hingga terlelap
Pada
aroma tubuhnya ketika duduk berdampingan dengannya
Pada tawa dan senyum khasnya
Pada tawa dan senyum khasnya
Meski
ku tahu kamu adalah sebuah kemustahilan yang ingin ku segerakan,
Tetap saja ku biarkan engkau mendiami seluruh taman asa hati ku
dan membuat sebuah gembok tanpa kunci hingga tak ada tempat bagi yang lainnya.
Tetap saja ku biarkan engkau mendiami seluruh taman asa hati ku
dan membuat sebuah gembok tanpa kunci hingga tak ada tempat bagi yang lainnya.
Rindu ini.. menjadi ketakutan ku yang besar akan dirimu
membuat mu menjadi seseorang yang special di mata ku bukan karena kesenangan yang kita rasa ketika kita bersama ...Tapi kesedihan yang ku rasakan ketika jauh dari mu...
membuat mu menjadi seseorang yang special di mata ku bukan karena kesenangan yang kita rasa ketika kita bersama ...Tapi kesedihan yang ku rasakan ketika jauh dari mu...
Ada saat dimana aku benar-benar lelah, capek , dan segera
ingin pulang...
Ingin pulang kepelukan Bapaku...dan menjadi seperti seorang
anak kecil yang terlahir kembali tanpa beban. I wanna Home ..
(From “See you soon” to ” See you
again” but Never say Good bye—Sheqhinah
Franee)

No comments:
Post a Comment